(0362) 21248
dinsos@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial

Kolaborasi Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus

Admin dinsos | 07 Februari 2025 | 147 kali

Kolaborasi Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus


#Dinsos_hadir GCT

Singaraja | Jumat, 7 Februari 2025

Dinas Sosial Kabupaten Buleleng telah menjalin kolaborasi dengan Yayasan Cahaya Impian Masa Depan (CIMD), di Dusun Lebah Siung, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada merupakan sebuah lembaga kesejahteraan sosial yang berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat yang memiliki keluarga yang mengalami keterbatasan fisik dan  mental atau berkebutuhan khusus.


Kepala Dinas Sosial, I Putu Kariaman Putra, S.Sos.MM, didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Maman Wahyudi, S.Sos, melaksanakan kunjungan ke Yayasan CIMD. Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk memperkuat dukungan kepada lembaga serta anak-anak berkebutuhan khusus yang menjadi klien di yayasan. 


Yayasan CIMD  mempunyai program pendidikan inklusif yakni pendidikan bagi anak anak normal dari keluarga tidak mampu digabungkan dengan anak didik berkebutuhan khusus. 

Diluar jam sekolah yayasan CIMD juga menerima pelayanan terapi fisik/Phisyotherafy dan mental serta terapi Okupasi untuk nembantu kemandirian anak dalam melaksanakan aktivitas keseharian seperti merawat diri.


Setelah melakukan kunjungan langsung, Kadis Sosial Kariaman menyatakan bahwa Yayasan CIMD menunjukkan pencapaian yang luar biasa. Yayasan CIMD telah berhasil membantu anak-anak berkebutuhan khusus untuk mampu untuk berdiri sendiri, meningkatkan kemandirian dan kemampuan beradaptasi serta memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berkarya. 

Yayasan ini juga menyediakan pendidikan melalui program paket A, B, dan C, lengkap dengan ijazah yang memenuhi kriteria. Dinas Sosial menyediakan akses Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) PBI bagi anak-anak yang memerlukan perawatan, pemeriksaan, dan pengobatan serta memberikan rekomendasi dan dukungan operasional untuk mendukung keberlangsungan program program yayasan.


“Harapan kami, keberadaan CIMD dapat terus maju dan efektif dalam meringankan beban masyarakat serta menciptakan sumber daya manusia yang tangguh di masa depan,” ungkap Kadis Kariaman.


Ayu Susil Dewi, Ketua Yayasan CIMD, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 90 siswa di Sekolah Inklusif Include US-Bali. Dengan metode pengajaran yang diterapkan meliputi Kunjungan langsung oleh guru ke rumah siswa, pembelajaran melalui platform digital dan siswa dijemput oleh orang tua mereka karena tidak semua siswa dapat hadir secara langsung. Sekolah ini didukung oleh 18 guru dan melayani siswa dari berbagai wilayah, termasuk dari luar Bali, seperti Jakarta dan Jawa Barat.


Ketut Purnama Dewi, orang tua salah satu siswa, mengungkapkan bahwa anaknya telah bersekolah di Yayasan CIMD selama 9 tahun. Dengan semangat perjuangan anaknya yang mengalami disabilitas fisik dan menggunakan kursi roda sejak kecil, ia mengucapkan terima kasih kepada Yayasan CIMD atas kontribusi penuh dalam mendukung pendidikan anaknya, sehingga ia dapat melanjutkan pendidikan dengan baik.


Diharapkan kolaborasi antara Dinas Sosial dan Yayasan CIMD dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng.


#Dinsos _hadir GCT