Penyerahan Perawatan ODGJ ke Pemdes Tampekan
#Dinsos_Hadir GCT
Singaraja, Kamis 13 Februari 2025
Ketut Darma Yasa 52 tahun asal Banjar Dinas Dangin Margi, Desa Tampekan, Kecamatan Banjar mengalami gangguan kejiwaan dan sakit di kaki sebelah kanan paska kecelakaan ditabrak sepeda motor. Kondisi yang bersangkutan saat ini terlantar karena pihak keluarga tidak mau menerima keberadannya karena sebelumnya sering membuat keonaran di desa. Setelah selama 12 hari dirawat di Ruang Antara Dinsos Buleleng dan beberapa kali kontrol kesehatan di RSUD Singaraja kondisinya sudah mulai membaik
sehingga Dinas Sosial akhirnya memulangkan yang bersangkutan ke Pihak Pemerintah Desa Tampekan dan untuk selanjutnya pihak desa menyerahkan kepada pihak keluarga sebagai penanggung jawab.
Serah terima Ketut Darmayasa dilaksanakan bertempat di Kantor Desa Tampekan, pihak Dinas Sosial langsung diserahkan oleh Kepala Dinas dan diterima oleh Perbekel Desa Tampekan, didampingi pihak keluarga dan Bhabinkantibmas setempat dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima.
Kadis Sosial I Putu Kariaman Putra menyampaikan bahwa "Kami Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Pemerintah Desa sudah bersinergi terkait penanganan Ketut Darmayasa yang sudah kita ketahui saat itu kondisi Kejiwaan dan luka kakinya sangat parah dan saat ini secara medis sudah cukup membaik termasuk kondisi kejiwaannya sehingga tidak perlu perawatan di Rumah Sakit Jiwa, sedangkan untuk kesehatan kakinya sudah bisa rawat jalan, kami di Dinas Sosial sudah merawat yang bersangkutan di ruang "Antara" Dinsos dan staff sudah maksimal siang, malam menjaga, pendampingan minum obat, makan dan mandi", Ucap Kadissos.
Perbekel Desa Tampekan, Komang Sari Darmawati, menyampaikan "Kami ucapkan terima kasih kepada Bp Kadis Sosial, karena dari awal membantu warga kami atas nama Ketut Darma Yasa yang dalam keadaan sakit dan hari ini kondisinya sudah membaik, untuk selanjutnya terkait yang disampaikan Bapak Kadis Kepada kami untuk Ketut Darmayasa akan kami serahkan ke Pihak Keluarga, dan kami akan berunding dengan pihak keluarga terkait tempat tinggal yang bersangkutan , karena pihak keluarga terdekat yang bersangkutan saat ini berada di Sulawesi dan Kalimantan dan sulit dihubungi. Untuk keberlangsungan kehidupan Pak Ketut Darmayasa kedepannya kami akan selalu minta saran dan masukan dari Bapak Kepala Dinas", ujarnya.
Dinsos_Hadir GCT