Penanganan Fakir Miskin dan Anak Punk
Dinsos_Hadir GCT
Singaraja, jumat 21 Februari 2025
Dinas Sosial hari ini disibukkan dengan penanganan beberapa penyandang masalah kesejahteraan sosial
Diawali dengan kiriman 3 orang Anak Jalanan/anak Funk 2 laki 1 perempuan yang terjaring razia Satpolpp di persimpangan Pantai Penimbangan Singaraja sekitar Pukul 17.30 wita pada hari kamis, 20 Februari 2025 kemarin, selanjutnya dilaksanakan pendataan serta pembinaan.
Mereka mengaku berasal dari Kota Kediri dan Kab.Banyuwangi, Prov. Jawa Timur tanpa identitas diri, yang bersangkutan mengaku pergi ke Buleleng untuk mencari pekerjaan sambil mengais rejeki dengan megamen di jalanan serta untuk trasportasi hanya mengandalkan naik truk.
Kadis Sosial I Putu Kariaman Putra didampingi Kabid Yanrehsos secara langsung memberikan pembinaan dan bimbingan sosial dan motivasi agar ke 3 anak jalanan tersebut tidak lagi mengulangi kegiatannya mengamen di Kabupaten Buleleng dengan menandatangani surat pernyataan dan agar mulai mencari pekerjaan yang layak. Selanjutnya yang bersangkutan dipulangkan sampai pelabuhan Gilimanuk.
Kegiatan hari ini juga memulangkan 1 orang gepeng bersama anaknya yang masih balita asal Dusun Munti Gunung, Desa Tianyar Barat Kab.Karang Asem, yang bersangkutan bernama KA 35 th sudah beberapa kali terjaring razia pol PP dan di bina oleh Dinas Sosial Kab. Buleleng.
Kegiatan selanjutnya mengunjungi Luh Wargi lansia 81 tahun di Banjar Dinas Kanginan, Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, mengidap diabetes dan kaki kanannya mengalami luka cukup parah sejak 4 bulan lalu hingga sekarang nenek Luh Wargi tidak bisa berjalan lagi dan segala aktivitasnya dibantu oleh anak dan menantunya.
Tinggal di rumah tidak layak huni di tanah milik orang lain dengan sanitasi lingkungan kurang Baik. Kegiatan diikuti juga oleh Yayasan Kaki Kita yang akan secara rutin Home Care membersihkan luka Nenek Luh Wargi agar selalu dalam keadaan bersih dan terkontrol.
Untuk membantu aksesibilitas saat berobat dan keseharian dirumah Dinsos membantu 1 unit kursi roda dan paket sembako untuk meringankan beban keluarga.
Hari ini Dinsos juga memfasilitasi Potensi dan sumber kesejahteraan sosial yakni mitra kerja pemerintah dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial dan kali ini Perusahaan swasta yakni Hotel Sunari Lovina, Bapak Anto didampingi Kadis Sosial Putu Kariaman dan aparat desa, mewakili managemen hotel melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) berbagi 2 kursi roda untuk penyandang disabilitas dan sembako untuk Yayasan Panti Asuhan Anak.
Untuk kursi roda diberikan kepada Ny. Ratnasih lansia sakit kronis paska stroke dan menderita kelumpuhan di Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan.
Untuk kursi roda kedua diberikan kepada Nyoman Nadi 53 Tahun Banjar Dinas Bhuana sari, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, yang bersangkutan mengalami sakit menahun serta mengalami stroke dan kelumpuhan . Saat ini Nyoman Nadi menumpang sekaligus diurus oleh sepupunya yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan.
Selain dibantu kursi roda melalui dana CSR kedua penyandang disabilitas tersebut diberikan paket sembako dari Dinsos Buleleng.
Kunjungan terakhir ke Yayasan Panti Asuhan Anak Miftahul Ulum, di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada dimana Management Hotel Sunari memberikan bantuan sembako untuk meringankan yayasan dalam pemenuhan kebutuhan dasar anak Panti. Pihak Panti mengucapkan terimakasih kepada tim dari Hotel Sunari atas partisipasinya membantu kelangsungan hidup Panti.
Kepala Dinas Sosial bersama Management Hotel Sunari sama-sama mengucapkan terimakasih kasih atas kerjasama dan kolaborasi dalam penanganan masalah sosial di Kabupaten Buleleng semoga kedepannya lebih banyak lagi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial bisa ditangani dan lebih banyak lagi perusahaan yang bisa berkolaborasi.
Dinsos_Hadir GCT