(0362) 21248 dinsos@bulelengkab.go.id
Dinas Sosial
GUGURNYA 9 PEJUANG PUTRA BULELENG DI KM 17 PANGKUNG BANGKA.
Admin dinsos | 12 Juli 2021 | Dibaca 19 kali

DINSOS_HADIR

 

Singaraja 12 Juli 2021

Kadis Sosial Kab. Buleleng I Putu Kariaman Putra, S. Sos, MM di Wakili oleh Ida Ayu Ketut Suryatini Kasi Kepahlawanan ,Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial Mencari Informasi langsung terkait Sejarah Pertempuran Wira Bhuwana Pangkung Bangka Desa Gitgit. di kediaman keluarga salah satu pejuang yang Gugur di medan Pertempuran  bertempat di Kel.Br jawa.

 

Sejarah Singkat Peristiwa pertempuran di Kilometer 17 Pangkung Bangka, Desa Gitgit Sukasada Buleleng.

 

Setelah Gugurnya Pak Metra di Markas Selat tanggal 5 Mei 1946 maka Markas Besar memerintahkan untuk segera mengadakan gerakan - gerakan. Kesempatan segera di ambil oleh pimpinan Markas Kota Wayan Mudana bersama pimpinan Markas Sukasada Gusti Ngurah Mayor, isi kesepakatannya akan mengadakan penghadangan di kilometer 16-17 Pangkung Bangka. pada tanggal 11 Mei 1946 dua regu pasukan masing-masing satu regu dari Markas Kota dan satu regu lagi dari Markas Sukasada pada pukul 18.00 meninggalkab trmpat di Banjar Pembantenan Desa Ambengan Pada Tanggal 12 Mei 1946 pukul 06.00 terjadi pertempuran di Banjar Pangkung Bangka, Desa Gitgit ,Sukasada, Buleleng.

 

Berpuluh Tentara NICA tergletak di tanah berlumuran darah terkena pecahan geranat dan trmbakan karaben . Diantara Tentara NICA yang berlindung di bawah kendaraan menembakkan peluru ke atas untuk meminta bantuan. Dan trmbakan tersebut di dengar oleh Pasukan yang berada di Pos Dasong Pancasari, dan serdadu bantuan itu turun dari Pura Yeh Ketipat dan dengan cepat pula mereka menggempur dari belakang. Karena itu pasukan pemuda pejuang yang belum berpengalaman terjebak dalam kurungan musuh. Yang tidak sempat mengundurkan diri satu persatu mereka di tembak, sebanyak sembilan orang Pemuda Pejuang Gugur sebagai ratna dalam

pertempuran di Pangkung Bangka mereka itu adalah :

1 Ketut Mas  dari Desa Sukasada

  2. Ketut Suka dari Bantang Banua

3. Ketut Sumbandara dari Desa Ambengan

4. Made Jiwa dari Desa Lumbanan

5. Gede Natih dari Desa Baleagung

6. Ketut Putra dari Kelurhan Penataran

7. Made Sukanada  dari Kel.Br Tegal

8. I Wayan Kenak dari Kel.Br jawa

9. Nyoman Jirna dari Kel.Banyuning

sebagai  sebuah penghargaan atas jasa-jasa para pahlawan telah gugur dalam pertempuran maka di bangunlah sebuah Monumen Perjuangan yang bernama Monumen Perjuangan Wira Bhuwana yang terletak di Banjar Dinas  Wira Bhuwana, Desa Gitgit , Kec.Sukasada, Kab. Buleleng.

                

Dinsos Buleleng berharap nantinya agar masyarakat bisa menanamkan nilai - nilai kepahlawanan agar nantinya bisa menghargai jasa-jasa para pahlawannya.

 

#Dinsos_Hadir

Share Berita Ini :